DISKOMINFOSAN - Forum Lintas Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Halut tahun 2026 digelar oleh Bappeda di Greenland Hotel desa Gura Tobelo . Kamis 10 April 2025.
Dihadiri Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, M.Si, Sekretaris Daerah, Drs. E.J. Papilaya, MTP, para asisten, Staf Ahli, Pimpinan OPD, para Camat dan para Kasubag Perencanaan, menjadi moment terindah dalam perjalanan hidup dan kepemimpinan Bupati Halut, Piet Hein Babua, karena bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke 62.
Ketua Panitia, Gina P. M Luhulima dalam laporannya memaparkan bahwa forum perangkat daerah merupakan Forum Sinkronisasi pelaksanaan urusan pemerintahan daerah untuk merumuskan program dan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsi perangkat daerah
"Forum Lintas Perangkat Daerah juga merupakan ajang untuk menyelaraskan rencana baik yang dilakukan melalui Musrenbang kecamatan, hasil reses berdasarkan Pokok Pikiran Dewan maupun melalui hasil evaluasi target dan capaian perangkat Daerah tahun sebelumnya yang termuat dalam Renja Perangkat Daerah sehingga forum ini diharapkan memberikan kontribusi dan solusi atas permasalahan yang timbul, kemudian menjadi bahan acuan untuk menyempurnakan dokumen Rencana Kerja", jelas Luhulima.
Sementara itu, Bupati Halut, Piet Hein Babua di awal sambutanya, mengucapkan banyak terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada petugas DAMKAR, TNI/Polri, PDAM Tobelo dan tim Rescue PT NHM yang sudah bekerja keras, memadamkan api saat terjadi kebakaran sehingga semuanya bisa teratasi.
Lebih lanjut Bupati menjelaskan bahwa Forum Lintas Perangkat Daerah merupakan amanat UU No. 25 tahun 2004 tentang sistem Perencanaan Pembangunan Nasional yang.mengatur secara teknis mulai dari pemerintah yang tinggi sampai yang terendah.
Bupati Piet juga meminta keseriusan dari pimpinan SKPD dan semua perangkatnya agar jangan hanya tahu suruh anak buah sehingga tidak tahu tentang apa yang disusun.
"Saya ingatkan, bahwa Pimpinan SKPD jangan hanya tahu suruh-suruh Kasubag untuk buat program dan saat ditanya, bukan Pimpinan yang jelaskan tetapi Kasubag Program yang jelaskan. Rubah pola pikir ini karena pada dasarnya, Pimpinan SKPD yang ambil keputusan.
Karena itu ikuti secara cermat program yang direncanakan yang merupakan hasil diskusi bersama, bukan diskusi Pimpinan, Kasubag Perencanaan dan Bendahara. Sebab selama ini ada kesan bahwa program itu hanya diketahui oleh 3 orang", tegas Bupati .
Mantan Kadis Sosial dan Bappeda Halut ini juga menegaskan lebih lanjut bahwa di tahun 2025 ini ada instruksi dari Presiden untuk efesiensi. Jadi program-program untuk perjalanan dinas, study banding, study referensi dan kegiatan sejenisnya harus dipikirkan secara matang.
"Kami sudah menyuruh Kepala Bappeda agar saat menyusun program, harus ada sinkronisasi dengan program pemerintah provinsi dan pemerintah pusat sehingga program yang disusun dapat menjadi perhatian mereka. Selain itu kami tegaskan jangan ada deal-deal dengan siapapun dalam pelaksanaan program. Belajar dan siapkan diri anda ,karena kedudukan anda sebagai pejabat eselon II, sama dengan DPRD." ucap Bupati.
Bupati menambahkan Negeri kita rusak karena baku atur. Tidak boleh ada kesepakatan atau deal- deal di luar sistem pemerintah. Jangan kebijakan lebih besar dari pada aturan", tegas Bupati yang memiliki motto, "Bekerja sambil belajar dan Belajar Sambil Bekerja. " (humas2)