Massa Aksi Damai, yang memberikan dukungan moril buat Bupati Halmahera Utara Ir Frans Manery mengenai persoalan dengan GMKI yang sebenarnya sudah selesai dengan kesepakatan damai tanggal 3 Juni silam, paskah pencabutan laporan ke Polda Malut, oleh Ketua GMKI saat itu (Johan Rivaldo Djini-red). Namun kini ada oknum tertentu yang menggangkat masalah tersebut dalam laporan ke Polda.
Hal ini, memicu kemarahan dari masyarakat Halamhera Utara, yang menginginkan Halmahera Utara Damai, karena persoalan tersebut telah selesai dan jangan diperpanjang lagi karena kepentingan segelintir orang. Setelah demostrasi yang dilakukan di dua desa yaitu Desa Tiohua dan Desa Efi – Efi, Kecamatan Tobelo Selatan tanggai 16 Agustus, kini aksi demonstrasi meluas di lima titik di Kabupaten Halmahera Utara.
Aksi Damai ribuan Masyarakat, ASN dan Penyapu Jalan membela Bupati, terjadi di enam titik yaitu Kusuri, Kao, Kao Barat dan Kao Teluk,dan Gamlaha dan kompleks Pemerintahan (21/8). Aksi Damai di kompleks Pemerintahan dengan Orator Kasatpol Muhammad Kacoa, yang menyeruhkan dukungan segenap ASN Halut untuk bersatu padu membela Bupati Halmahera Utara, sebagai Pemimpin Daerah terhadap oknum oknum yang sengaja ingin memperkeruh suasana dengan mengangkat lagi, persoalan dengan GMKI, yang sudah selesai dengan pencabutan laporan. “Kami itu berharap, Polda dapat bersikap tegas terhadap persoalan ini. Masalah ini sudah selesai,” tegas kasatpol dalam Orasinya.