Berita dan Informasi

DISKOMINFO - Pada hari Selasa tanggal 9 Juni 2026, Sekitar pukul 14.30 WIT bertempat di Desa Tanjung Niara, Kecamatan Tobelo Tengah, Kabupaten Halmahera Utara telah dilaksanakan Penyerahan bantuan alat pertanian dan saprodi beni hortikultura serta panen perdana cabai oleh Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda. 

 

Pada kegiatan tersebut Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda didampingi Wakil Gubernur Maluku Utara Hi Sarbin Sehe S.Ag., M.Pd,I,Sekda Provinsi Maluku Utara Drs Samsudin Abdul Kadir M.Si,Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara Anwar M Nur, Kadis Pertanian Halmahera Utara Piet Hein Onthony,SP, Kepala Desa Tanjung Niara Nelson Tjuluku, dan 9 Kelompok Tani. 

 

Gubernur Maluku Utara mendengarkan secara langsung penyampaian dari perwakilan petani tekait kendala pertumbuhan tanaman dan juga stabilitas harga hortikultura di pasar lokal yang sering kali fluktuatif atau naik turun tidak menentu. 

 

Kata Gubernur bahwa kehadirannya pada kegiatan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah untuk mendengar secara langsung aspirasi, masukan, serta perkembangan sektor pertanian, khususnya budidaya tanaman cabai yang menjadi salah satu komoditas penting dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga di Maluku Utara.

 

Dari hasil dialog yang telah disampaikan oleh para petani, masih terdapat beberapa kendala yang mempengaruhi pertumbuhan dan produktivitas tanaman cabai, Oleh karena itu, ke depan diperlukan program pendampingan yang lebih intensif, mulai dari pengolahan lahan, penggunaan bibit unggul, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, hingga pemasaran hasil panen.

 

"Dengan pendampingan yang baik, kita berharap produktivitas tanaman cabai dapat meningkat sehingga hasil panen menjadi lebih optimal. Satu pohon satu kilo. Harapan kita bersama, setiap tanaman dapat menghasilkan secara maksimal dan memberikan keuntungan yang lebih besar bagi petani. 

 

Saya juga meminta kepada Kepala Dinas Pertanian beserta jajaran untuk melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap kelompok tani, luas lahan yang dimiliki, jenis tanaman yang dibudidayakan, serta jumlah produksi setiap musim panen dalam satu tahun. Data tersebut sangat penting sebagai dasar pemerintah dalam menyusun program bantuan, pendampingan, serta langkah-langkah penyelesaian apabila terdapat kendala yang dihadapi petani di lapangan," ucap Gubernur. 

 

Gubernur mengatakan,Pemerintah Provinsi Maluku Utara berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan sektor pertanian melalui berbagai program bantuan sarana dan prasarana pertanian. Diharapkan bantuan yang diberikan, baik berupa alat dan mesin pertanian, benih, pupuk maupun dukungan lainnya, dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik oleh kelompok tani sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

 

Apabila selama ini alat pertanian seperti traktor masih digunakan dengan sistem pinjam atau sewa, sekarang ini sudah memiliki sarana tersebut secara mandiri melalui program-program pemerintah yang tersedia, sehingga dapat menunjang aktivitas pertanian secara berkelanjutan.

 

"Akhirnya, saya mengajak seluruh petani untuk terus semangat, menjaga kekompakan kelompok tani, serta terus belajar dan berinovasi dalam mengembangkan usaha pertanian. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, saya yakin sektor pertanian Maluku Utara akan semakin maju, produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani,"ungkap Gubernur Sherly. 

 

Setelah itu Gubernur menyerahkan secara simbolis bantuan alat pertanian berupa tracktor besar 5 unit, traktor kecil 4 serta saprodi beni hortikultura kepada 9 kelompok tani dan dilaksanakan panen perdana cabe.(Humas 2).

 

 

Bagikan