DISKOMINFOSAN. Melalui kegiatan Membangun Ekosistem Usaha dan Perluasan Pasar Koperasi, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara terus memperkuat pengembangan koperasi. Dilaksanakan Kamis, 16 April 2026, bertempat di Marahai Park Hotel. Kegiatan ini dibuka oleh Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi RI Destri Anna Sary, yang hadir bersama asisten Deputi Kemenkop RI Fitter Beresman silaen.
Kepala Dinas Koperasi Dan UKM Maluku utara dalam laporannya menyampaikan bahwa sejak Presiden mengeluarkan UU Nomor 9 tahun 2025 diterbitkannya Instruksi Presiden terkait percepatan pembentukan Koperasi Desa, Provinsi Maluku Utara telah menunjukkan komitmen kuat dengan capaian pembentukan koperasi yang telah mencapai 100 persen.
“Dukungan dari Kementerian Koperasi RI sangat nyata, khususnya dalam peningkatan kapasitas SDM. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah pusat dalam mendorong pemerintah daerah untuk bergerak bersama memperkuat koperasi,” ujarnya. Ia juga berharap Halmahera Utara dapat menjadi pilot project dalam pengembangan koperasi desa berbasis potensi lokal.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Halmahera Utara, E. J. Papilaya, dalam sambutannya menegaskan bahwa penguatan koperasi desa sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam mendukung program Asta Cita Presiden. Menurutnya, desa memiliki peran strategis dalam membangun ekonomi nasional melalui koperasi. “Koperasi Desa Merah Putih menjadi cahaya baru dalam membangun ekonomi desa. Kuncinya adalah komitmen dan semangat para pengurus untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas. Selain itu, penting bagi setiap desa untuk mengenali dan mengembangkan potensi unggulannya, seperti kelapa atau pala,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi RI, Destry, menekankan pentingnya pemanfaatan potensi lokal sebagai kunci peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa pemerintah hadir sebagai fasilitator untuk membantu koperasi berkembang. “Kami melihat potensi besar pada komoditas kelapa di Halmahera Utara. Ini yang akan kita dorong bersama agar mampu memberikan nilai tambah dan kesejahteraan bagi masyarakat. Kami berharap koperasi dapat memanfaatkan peluang ini secara optimal,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para pelaku koperasi dalam menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan serta memperluas akses pasar. Fokus pada pengembangan komoditas unggulan seperti kelapa diharapkan mampu menjadikan koperasi sebagai pilar utama peningkatan ekonomi masyarakat di Halmahera Utara. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bappeda, Kepala Dinas Koperasi, Kepala Dinas Pertanian, dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan sebagai pendamping Sekda. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan sekitar 100 peserta yang terdiri dari 50 koperasi desa (kopdes), narasumber, serta Undangan Lainnya.(Humas3)