DISKOMINFO- Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, bersama Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe dan Forkopimda melakukan peninjauan langsung ke Desa Doitia, Loloda Utara, guna melihat kondisi warga yang terdampak banjir besar pada Rabu, 7 Januari 2026 lalu.
Setiba di lokasi, rombongan memantau titik tersumbatnya aliran sungai Doitia yang menyebabkan banjir melanda permukiman warga. Selain itu, mereka juga bertemu dengan masyarakat di Gereja Maranatha dan mengunjungi posko pengunsian warga, posko logistik, MBG, serta posko kesehatan.
Piet Hein Babua mengatakan pemerintah daerah tengah menyiapkan alat berat serta koordinasi pengangkutan ke Desa Doitia melalui kapal LCT, guna melakukan normalisasi sungai Doitia dan sungai di dua desa lain yakni Asimiro dan Worimoi. Namun, hingga saat kunjungan pada saat ini alat berat belum tiba karena kendala transportasi.
Bupati menjelaskan bahwa penanganan masa tanggap darurat telah dimulai dan akan berlanjut pada tahap konstruksi perbaikan rumah yang terdampak, termasuk membangun rumah baru bagi yang hilang akibat banjir. Penyaluran bantuan pangan berupa beras juga telah dilakukan ke sejumlah desa di Loloda Utara, dengan dua kapal yang melayani distribusi.
"Untuk mengatasi hambatan akses transportasi laut dan darat, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan pihak pelabuhan Tobelo agar kapal KM Rajawali mulai melayani rute Tobelo-Loloda pada Rabu 21 Januari 2026. Langkah ini diharapkan membantu distribusi hasil pertanian dan kebutuhan sembako warga serta memulihkan aktivitas sosial ekonomi masyarakat Loloda Utara", ungkap Bupati.
Bupati juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada TNI/POLRI, Satpol PP, PMI, BPBD, serta seluruh OPD yang cepat tanggap dalam penanganan bencana sehingga tidak terjadi korban jiwa.
Sementara itu Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe menegaskan pentingnya kehadiran pemerintah untuk memastikan pelayanan dan bantuan sampai ke masyarakat terdampak agar dapat menjalani kehidupan dengan tenang. Ia mengungkapkan bahwa normalisasi sungai Doitia sangat diperlukan untuk mencegah air kembali meluap ke pemukiman.
"Kerja sama dengan OPD teknis dan koordinasi tanggap darurat terus dipercepat," ujarnya dilokasi bencana, pada Sabtu 17 Januari 2026.
Sarbin Sehe juga mengapresiasi Pemerintah Daerah Halmahera Utara dengan cepat dan tanggap dapat membentuk Tim gabungan membantu warga di Desa Doitia kecamatan Loloda Utara. ( Humas 2).