DISKOMINFO. Jumat 12 Desember 2025, menandai beroperasinya kembali Bandara Kuabang Kao setelah sekian lama vakum. Pesawat Maskapai Wings Air dari Manado, yang dipiloti oleh Capt Ganda Baarokta, Fo Lingga Kusuma serta kru pesawat Aprilia Hariyanti dan Fiorencia Vandeuw, mendarat sempurna di bandara kebanggaan masyarakat Halmahera Utara ini.
Dalam penerbangan perdana ke Kao, Bupati Halmahera Utara Dr Piet Hein Babua, M.Si menjadi salah satu dari sekian jumlah penumpang dalam pesawat tersebut. Acara penyambutan secara adat dengan tarian Cakalele dan Upacara Cuci Kaki bagi Capt Ganda Baarokta.
Bupati menyatakan, “Puji Syukur kepada Tuhan, karena telah beroperasinya kembali penerbangan di bandara Kao ini, setelah sekian lama vakum. Dibukanya kembali jalur yang menghubungkan Bandara Kuabang Kao dan Bandara Sam Ratulangi Manado ini, akan memangkas waktu perjalanan. Terutama untuk kebutuhan pekerjaan, pendidikan dan lainnya. Rute ini merupakan bentuk komitmen Pemda Halut untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam melakukan perjalanan. Saat ini lewat udara boleh, lewat laut juga boleh ke Manado. Hal ini dilakukan Pemerintah untuk mendukung percepatan pembangunan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah ini,” kata Bupati.
Pesawat Wings Air yang beroperasi dari Manado-Kao begitu juga sebaliknya dari Kao-Manado menggunakan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi kelas ekonomi. Pesawat yang paling pas untuk wilayah kepulauan seperti di Maluku Utara.
Terhubung dengan lebih dari 10 Kota Besar. Setibanya di Manado, pelanggan dari Kao bisa melanjutkan perjalanan ke lebih dari 10 kota besar di Indonesia. Pilihan koneksi ini mencakup Makassar, Bali, Balikpapan, Surabaya, Jakarta, Ambon, Labuha, Ternate, Sorong, Manokwari, Jayapura dan berbagai kota lain.(Humas1)