Berita dan Informasi

 

DISKOMINFOSAN. Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menyambut kedatangan Tim Penilai Eliminasi Malaria Kementerian Kesehatan RI dalam rangka pelaksanaan Penilaian Eliminasi Malaria Tahun 2025, yang digelar di Ruang Meeting Sekretaris Daerah, Lantai II Kantor Bupati Halut, pada Selasa (18/11).

 

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati, FN. Sahetapy, mewakili Pemerintah Daerah dan dihadiri Selpianus H. Kaya, S. Kep, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Utara, Soski Danawaka, S. Kep., Ns., Kabid P2, Cicilia Pangasa, S.K.M.

 

Dalam sambutannya, FN. Sahetapy menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh tim penilai. Ia mengatakan bahwa penilaian ini merupakan momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara.

 

“Kami percaya kehadiran tim penilai merupakan momentum besar bagi daerah ini, mengingat target Pemda Halut pada tahun 2025 adalah bebas malaria melalui proses penilaian yang akan kita laksanakan hari ini,” ujarnya.

 

Sementara itu, Dr. Sukmawati Basuki, mewakili tim penilai, menegaskan pentingnya keakuratan data dan kesiapan daerah dalam proses eliminasi. “Setelah penilaian ini, kita akan mempertanggungjawabkan hasilnya di Komisi Eliminasi. Karena itu, kita harus meyakinkan bahwa kasus yang ada benar-benar ada dan bahwa sistem yang dimiliki daerah ini adalah sistem yang baik,” jelasnya.

 

Kegiatan penilaian ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya: Denih Sutardi, SKM, Staf GF Malaria Kementerian Kesehatan, Sri Budi Fajariyani, SKM, Staf Tim Kerja Malaria Kemenkes, Dr. Sukmawati Basuki, dr., M.Sc, Lektor Divisi Parasitologi Kedokteran dan Peneliti Ahli Utama serta Triwibowo Ambar Garjito, S.Si., M.Kes., Ph.D, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

 

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat upaya percepatan eliminasi malaria melalui evaluasi capaian program, penguatan strategi intervensi, serta peningkatan koordinasi lintas sektor dan lintas level pemerintahan.

Dengan pelaksanaan penilaian ini, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara optimis dapat memperkuat kesiapan daerah menuju target Halmahera Utara bebas malaria tahun 2025, sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Bagikan